Alasan Untuk Aktifkan DeveloperMode

01 Alasan Untuk Aktifkan DeveloperModeAlasan Untuk Aktifkan DeveloperMode dimana kalian dapat mengaktifkan dan menggunakan berbagai macam fitur yang ada di smartphone.

Tersembunyi dari pengaturan normal di Android, fitur yang satu ini merupakan sebuah tools rahasia yang di berikan nama pilihan Developer yang akan memberkian kalian akses peralatan untuk memodifikasi cara kerja sistem android di smartphone. Jika kalian tahu bagaimana cara untuk menampilkan pilihan ini, maka kalian akan dapat memanfaatkan fungsi bonus yang ada di smartphon. Yang mana akan memperbolehkan kalian untuk memalsukan lokasi GPS sebagai salah satu contoh fungsinya.

Pilihan Developer ini seperti pada namanya, di buat untuk menguntungkan pengembang, tetapi kalian tidak harus membuat aplikasi khusus untuk mengaktifkan fungsi developerMode ini. Karena tidak ada konsekuensi dan biaya untuk mengaktifkan mode ini. Baca juga: Teknologi Pengisian Daya Wireless

Alasan Untuk Aktifkan DeveloperMode

Untuk mengaktifkan menu developerMode, kalian dapat lakukan dengan pergi ke setting di smartphone, dan cari About Phone di dalam menu tersebut “tap” Build Number sebanyak tujuh kali.

Dan setelah itu, menu baru akan muncul di bagian System dan di bagian Advanced. Dan apabila kalian ingin mematikan fungsi DeveloperMode, maka kalian dapat “toggle” saklar pada bagian atas menu tersebut. Jika kalian menggunakan Android Stock, proses aktivasi mungkin sedikit bervariasi, tetapi proses aktivasinya tidak terlalu beda satu dengan yang lainnya.

Alasan #1 Dapat Melakukan Root dan menginstal OS Lain

Salah satu alasan utama untuk mengaktifkan DeveloperMOde adalah untuk menginstal ROM kalian sendiri, contohnya seperti LineageOS. Menginstal OS memang tidak semudah emngaktifkan DeveloperMode, akan tetapi kalian dapat mencari bantuan yang ada di internet.

Dan selain menginstal OS/ROM Custom, kalian dapat melakukan rooting di ponsel kalian. Dimana denagn melakukan root, akan memperbolehkan kalian menggunakan ponsel lebih leluasa jika di bandingkan dengan menggunakan smartphone tanpa root.

Contoh keuntungan dengan melakukan rooting, adalah melakukan Full Backup. Cara melakukan root dari ponsel satu dengan ponsel lainnya memang tidak sama. Prosedur pertama yang harus di lakukan adalah melakukan OEM Unlocking yang dapat di temukan di DeveloperMode.

Setelah mengaktifkan DeveloperMode sendiri tidak akan mematikan garansi yang ada di smartphone, akan tetapi dengan melakukan rooting atau menginstal OS lain dapat melanggar syarat garansi kalian.

Jadi pastikan kalian telah pertimbangkan apakah ingin melakukan rooting dan menginstal OS yang lebih baik dari versi Stock atau tidak.

Alasan #2 Dapat mempercepat Animasi Perangkat

Jika kalian melihat semua hal yang dapat di lakukan oleh smartphone apabila menu developer aktif, salah satu menu yang harus kalian cari terlebih dahulu adalah seperti:

  • Windows Animation Scale
  • Transition Animation Scale
  • dan juga Animator Duration Scale

Dengan menggeser slider kekiri sampai mentok, maka semua animasi yang ada di smartphone akan berkurang dengan drastis. Sehingga akses menu di dalam android akan menjadi lebih cepat.

Untuk Windows Animation Control akan mengatur kecepatan menutup dan membuka aplikasi dlam smartphone. Untuk pilihan Transition Animation Control akan mengatur kecepatan animasi dalam perpindahan antar aplikasi.

Dan untuk Animator Duration Control akan mengatur animasi-animasi kecil seperti melakukan tap pada menu, dan tombol. Untuk smarpthone kentang, biasanya hal ini sangat bermanfaat dalam aktifitas sehari-hari. Akan tetapi pastikan kalian tidak mengatur semua animasi scalenya menjadi nol, di sarankan mencapai nol koma lima saja.

Alasan #3 Memalsukan Lokasi GPS

Ada waktunya mungkin kalian ingin menipu sebuah aplikasi yang memerlukan lokasi gps untuk di gunakan. Kalian dapat memalsukan lokasi GPS dengan menggunakan menu dari DeveloperMode. Untuk mengaktifkan menu tersebut cari Select Mock Location App dan pilih aplikasi yang ingin di palsukan lokasi GPS nya.

Dan tidak sampai disitu saja, kalian memerlukan aplikasi khusus untuk mengatur dimana lokasi palsu yang ingin kalian gunakan. Dan di google playstore kalian dapat menemukan berbagai apliaksi seperti GPS Emulator dan Fake GPS Go Location Spooofer Free. Gunakan salah satunya dan jalan kan untuk mengatur perizinan aplikasi secara otomatis.

Jika sudah selesai, kalian dapat pilih aplikasi yang ingin di palsukan lokasinya yang berada di DeveloperMode, pilih aplikasi yang ingin kalian palsukan lokasinya seperti yang kalian inginkan. Kadang kalian dapat mengatur lokasi kalian di tengah-tengah laut.

Alasan #4 Mempercepat Game High-End

Jika kalian menggunakan handset premium android, dan ingin memberikan game yang di mainkan sedikit tenaga. Maka kalian dapat mengaktifkan fungsi tambahan di DeveloperMode seperti Force 4x MSAA

Dengan mengaktifkan menu tersebut, game kalian akan menjadi semakin lancar, dengan visual game yang lebih baik. Akan tetapi pastikan kalian memiliki ponsel dengan GPU yang baik, jika tidak hal tersbeut akan menimbulkan masalah.

Efek negatif dari hal ini biasanya adalah membuat batery smartphone menjadi lebih boros. Akan tetapi efek tersebut bervariasi tiap bponsel, pastikan kalian mengawasi persentase ponsel jika mengaktifkan menu tersebut.

Alasan #5 Memeriksa Penggunaan Memori Aplikasi

Seperti yang mungkin kalian duga, menu DeveloperMOde di buat dan di desain untuk orang yang membuat aplikasi/software. Hal tersebut karena Developer mode memiliki berbagai macam tools yang dapat di gunakan untuk melakukan diagnosis smartphoone.

Salah satu fungsi diagnosis dari DeveloperMode adalah dengan mengecek RAM yang di gunakan pada sebuah aplikasi yang terinstal.  Kalian dapat melihat penggunaan ram secara dasar atau dapat juga melihat penggunaan ram secara mendetail, dan dapat di sortir antara 3 jam, 6 jam, 12 jam, hingga pemakaian selama 1 hari.

Jika pada sebuah komputer, menu diagnosis ini mirip seperti task manager yang ada di Windows atau Activity MOnitor yang ada di MacOS.  Menu diagnosis ini berguna untuk kalian yang ingin megneatahui aplikasi mana yang memakan banyak RAM yang mungkin mempengaruhi kinerja dari ponsel kalian.

Selain memeriksa penggunaan ram, kalian dapat melihat running service yang di gunakan oleh smartphone. Dan menu ini dapat klaian manfaatkan apabila terdapat service apliaksi yang mencurigakan, dan menghentikannya.

Karena terkadang terdapat aplikasi palsu yang dapat mencuri data- data kalian melalui service tersembunyi. Biasanya aplikasi service seperti ini tidak memiliki ikon yang dapat di buka pada menu biasa.

Akan tetapi pada menu developerMode ini, kalian dapat melihat semua service yang berjalan dengan mudah.

Alasan #6 Membatasi Proses Berjalan di Background

Dengan menggunakan menu yang ada di DeveloperMode ini, kalian akan dapat membatasi proses aplikasi yang berjalan di background dengan mudah. Karena jika proses di biarkan saja di background hal tersebut dapat membuat smartphone kalian menjadi lebih lemot.

Dalam menu ini kalian dapat membatasi proses dengan pilihan:

  • Standart Limit (Proses standar pada sebuah ponsel android)
  • No Background (Proses yang ada di android akan secara otomatis di hentikan jika apliaksi tidak di pakai)
  • 1 Proses hingga 4 proses. (Proses background dibatasi sesuai angka yang di pilih)